Infrastruktur Jalan Yang Rampung Di Masa Pemerintahan Jokowi (2017)

perkembangan infrastruktur indonesia

Perkembangan infrastruktur indonesia dari tahun ke tahun terus mengalami perbaikan. Ada banyak sektor yang terus menunjukkan perkembangan luar biasa. Dari masa ke masa pergantian pemimpin, arah pembangunan di negeri ini mulai jelas terlihat kemana arahnya. Terutama pada dua pemerintahan terakhir, apa yang dilakukan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dilanjutkan dengan baik oleh Presiden saat ini, Joko Widodo. Banyak pembangunan yang belum rampung, nyatanya tak dibiarkan begitu saja oleh presiden yang akrab dipanggil Jokowi.

Duet pemerintahan Presiden Jokowi dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla menunjukkan perbaikan yang luar biasa. Pembangunan infrastruktur terutama untuk wilayah di luar Pulau Jawa memperoleh perhatian khusus, maklum saja selama ini pembangunan hanya terpusat di Jawa.

Perkembangan Infrastruktur Indonesia Mengenai Jalan Tahun 2017

Jokowi memang memiliki target pemerataan pembangunan. Bahkan secara khusus ia menginstruksikan Basuki Hadimul‎jono sebagai Menteri PUPR dengan menyebutnya sebagai Bapak Infrastruktur Indonesia. Diketahui, pemerintah memiliki target selama  periode 2015-2019 diantaranya adalah membangun jalan tol sepanjang 1.000 kilo meter (km), membangun jalan baru sepanjang 2.650 km, membangun jembatan baru sepanjang 30 km, dan tak lupa membangun sebanyak 65 bendungan.

Nah sampai dengan akhir tahun 2017 kemarin, bagaimana pencapaian pembangunan yang tinggal beberapa bulan lagi?

  1. Jalan Tol

Infrastruktur yang menjadi salah satu target penting pemerintah jokowi dari tahun 2015 hingga 2017 salah satunya adalah jalan tol. Ditargetkan selama tahun itu pemerintah bakal merampungkan jalan tol sepanjang 568 km jalan tol. Target sepanjang itu bakal dibagi dalam beberapa tahun. Di tahun 2015 bisa membangun 132 km jalan tol, lalu di tahun 2016 bisa membangun 44 km, dan khusus tahun 2017 merampungkan jalan tol sepanjang 392 km.

Bagaimana dengan realisasinya? Pada tahun 2017 ini pemerintah ternyata sudah bisa merealisasikan jalan tol yang menjadi target pemerintah:

  • Jalan tol yang menjadi Akses Tanjung Priok bisa digunakan sepanjang 11,4 km,
  • Jalan tol Gempol-Pasuruan Seksi 1 telah rampung sepanjang 15,7 km,
  • Ada juga jalan tol Kertoso-Mojokerto Seksi 2 yang panjangnya mencapai 19,9 km,
  • Jalan tol Semarang-Solo Seksi 3 yang panjangnya mencapai 17,6 km.
  • Selain itu juga ada jalan tol yang menghubungkan Palembang-Indralaya seksi 1 yang panjangnya mencapai 7,4 km,
  • Jalan tol untuk menghubungkan Medan-Binjai Seksi 2 dan 3 yang panjangnya mencapai 10,45 km,
  • Jalan tol yang menghubungkan Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi seksi 2 hingga 6 yang panjangnya mencapai 42,1 km, dan

Terakhir ada jalan tol yang menghubungkan Bekasi-Cawang-Kampung Melayu Seksi IB dan IC yang panjangnya mencapai sepanjang 8,4 km.

  1. Jalan Baru

Selain pembangunan jalan tol, pemerintah jokowi juga membangun infrastruktur jalan baru. Sepanjang tahun ini bahkan pemerintah telah merampungkan jalan baru yang panjangnya mencapai 778 km. Bahkan jika ditotal dari tahun 2015 sampai dengan 2017, penmerintah telah merampungkan jalan baru sepanjang 2.623 km.

Meski telah merampungkan banyak jalan baru, pemerintah masih memiliki target membangun banyak jalan untuk mempermudah akses. Sebut saja:

  • Pembangunan jalan di perbatasan Kalimantan sampai denga 2019 sepanjang 1.921 km. Khusus untuk daerah provinsi Kalimantan Barat bahkan proses pembangunanya sudah mencapai 742,4 km dari target 850 km.
  • Di bagian Kalimantan Timur pemerintah punya target mambangun 244 km, dan kini sudha rampung 167,1 km.
  • Di Kalimantan Utara pemerintah menargetkan pembangunan mencapai 827 km dan telah rampung 678,9 km.
  • Ada juga jalan perbatasan Papua targetnya 1.098,2 km dan kini telah rampung 892,3 km. Bahkan untuk jalan Jalan Trans Papua telah selesai 3.976 km dari target sepanjang 4.825 km pada 2019.

Tak hanya itu, perkembangan infrastruktur indonesia khususnya bagian jalan juga menyentuh daerah perbatasan Nusa Tenggara Timur (NTT) pemerintah menargetkan jalan sepanajang 176,20 km.

Be the first to comment on "Infrastruktur Jalan Yang Rampung Di Masa Pemerintahan Jokowi (2017)"

Leave a Reply