Perbedaan Bumbu Sate Ayam Ponorogo dan Sate Ayam Madura

Perbedaan Bumbu Sate Ayam Ponorogo dan Sate Ayam Madura

Lezat dan empuknya daging ayam yang dibakar bersama dengan cocolan saus kacang yang manis, kental dan lezat membuat hidangan Sate Ayam memang tidak dapat ditolak dan tidak diragukan lagi kelezatannya. Sate Ayam merupakan hidangan khas Nusantara tepatnya di Pulau Madura serta yang tak kalah terkenal adalah dari kota Ponorogo, Jawa Timur. Namun ternyata, tidak semua Sate Ayam Khas Ponorogo bisa selalu terasa lezat di lidah. Sebab semua tergantung pada proses pengolahan dan juga tentu saja adalah bumbu Sate Ayam tersebut.

 

Tidak dapat dipungkiri bahwa Sate Ayam telah menjadi satu dari sekian banyak jenis kuliner Indonesia yang difavoritkan oleh banyak orang tak terkecuali orang-orang di luar Indonesia. Yang membedakan Sate Ayam Madura dan Sate Ayam Ponorogo terletak pada proses pengolahan dan bumbu-bumbunya. Untuk daging ayam misalnya, jika Sate Ayam Madura daging ayam dipotong kotak-kotak dan biasanya saat daging, kulit dan bagian jeroan seperti ati dan ampela bisa saja disematkan pada satu tusuk yang sama, berbeda dengan Sate Ayam Ponorogo yang mana daging ayamnya disayat memanjang seperti fillet, serta tidak bergajih/berlemak.

 

 Perbedaan Bumbu Sate Ayam Ponorogo dan Sate Ayam Madura

 

Tak hanya itu saja, perbedaan Sate Ayam Ponorogo dengan Sate Ayam Madura adalah terletak pada proses perendaman bumbu sate daging ayam. Berbeda dengan Sate Ayam Madura yang tidak melalui proses perendaman bumbu tertentu terlebih dahulu, berbeda dengan Sate Ayam Ponorogo yang sebelum dibakar, akan melalui proses perendaman terlebih dahulu agar daging semakin gurih dan empuk. Bumbu daging sate ayam Ponorogo antara lain adalah bawang merah, bawang putih, kemiri, lengkuas, ketumbar, gula merah dan garam. Proses perendamannya tidak perlu terlalu lama, hanya 30 menit saja. Setelah daging ayam dicuci bersih dan disayat memanjang, daging akan direndam pada larutan bumbu tersebut.

 

Ada lagi yang menjadi perbedaan antara Sate Ayam khas Madura dan Sate Ayam khas Ponorogo selain dari potongan daging dan proses marinasi atau perendaman bumbu, yaitu pada proses pembakaran. Jika pada Sate Ayam Madura, daging yang sudah ditusuk-tusuk dengan tusuk bambu akan dibakar pada pemanggang yang terbuat dari logam yang sudah diberi arang, sedangkan pada Sate Ayam Ponorogo biasanya dibakar pada tungku yang terbuat dari tanah liat.

 

Untuk bumbu atau saus kacangnya ternyata juga sedikit berbeda, pada Sate Ayam Madura biasanya akan diberi campuran petis pada saus kacang yang dipakai untuk olesan dan topping, terkadang di daerah asalnya sendiri, Sate Ayam Madura lebih menggunakan saus kemiri, bukan saus kacang. Sedangkan bumbu Sate Ayam Khas Ponorogo hanya terbuat dari kacang tanah goreng, cabai merah keriting, kemiri sangrai, gula merah dan garam. Temukan ragam informasi menarik mengenai potensi pariwisata dan ragam kuliner Nusantara yang tersaji lengkap di semangatin.com

Be the first to comment on "Perbedaan Bumbu Sate Ayam Ponorogo dan Sate Ayam Madura"

Leave a Reply