3 Penyakit Kulit Yang Biasa Menimbulkan Gatal Pada Bayi

3 Penyakit Kulit Yang Biasa Menimbulkan Gatal Pada Bayi

Bayi yang baru lahir masih sangat rentan terhadap dunia luar. Hal ini dapat menyebabkan bayi menderita berbagai penyakit. Salah satu penyakit yang rentan dialami si kecil adalah penyakit kulit. Direktur ilmu kesehatan kulit anak dari Johns Hopkins Children Center, Bernard Cohen, M.D, mengatakan bahwa kulit merupakan organ yang bertindak sebagai benteng pertahanan terhadap beragam elemen yang mengancam tubuh bayi mulai dari sinar matahari hinga bakteri. Di tahun pertamanya, sang bayi akan sangat rentan sekali terhadap gangguan luar karena lapisan kulit mereka belum sempurna. Hal ini dikarenakan bagi si bayi, dibutuhkan waktu sampai satu tahun
untuk epidermis kulit berkembang dan berfungsi efektif. Terlebih lagi, kulit bayi strukturnya lebih tipis, ikatan antar selnya satu sama lain lebih lemah dan lebih halus. Pigmen pada kulit bayi juga relatif sedikit, jadi masih belum mampu untuk menerima temperatur sebagaimana anak-anak atau orang dewasa. Munculnya masalah pada kulit biasanya ditandai dengan kulit kemerah-merahan dan peradangan. Sebagai orang tua tentu kita harus memiliki pengetahuan akan berbagai penyakit bayi termasuk kulit agar dapat melakukan upaya pencegahan sebelum terjangkit.

Berikut ini adalah 3 penyakit kulit yang biasa menyebabkan gatal pada bayi yang anda sebagai orang tua perlu ketahui:

  1. Intertrigo
    Intertrigo merupakan penyakit peradangan kulit yang biasa terjadi pada lipatan tubuh.
    Penyakit ini biasa terletak pada bagian ketiak, paha bagian dalam, bagian bawah payudara
    dan perut. Lipatan kulit tersebut membuat kulit menjadi merah, gatal, dan sakit jika
    bergesekan. Intertrigo biasanya terjadi pada bayi yang gemuk karena cenderung memiliki
    lipatan yang lebih banyak. Penyebabnya adalah tingkat kelembaban yang berlebihan pada
    lipatan bayi yang tidak pernah terkena udara. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adlaah
    mencuci bagian lipayan kulit dengan air dan oleskan krim penghalang zinc-oxide atau
    petroleum jelly. Krim ini berfungsi untuk melindungi kulit bayi.
  2. Biang Keringat
    Biang keringat atau miliaria umum terjadi pada bayi. miliaria sering ditemukan pada leher,
    wajah, punggung atau bokong bayi. Biang keringat ini ditandai dengan adanya kulit
    kemerahan yang diikuti dengan rasa gatal dengan gelembung-gelembung kecil berair. Sangat
    wajar sekali bayi menangis karena penyakit ini. Penyebab penyakit ini adalah udara panas,
    cuaca lembab, pakaian bayi yang ketat dan aktivitas bayi yang tinggi. Cara mencegahnya ialah menghindari udara panas berlebihan dan berikan pakaian yang cukup longgar bagi si bayi agar tidak mudah berkeringat.
  3. Eksim
    Statistik menunjukkan bahwa 1 dari 10 bayi menderita penyakit eksim. Eksim dapat muncul
    di bagian manapun pada tubuh bayi. umumnya penyakit ini menyerang bayi yang berusia di
    bawah 1 tahun. Eksim atau dermatitis adalah peradangan hebat pada kulit yang
    menyebabkan pembentukan lepuh atau gelembung kecil (vesikel) pada kulit sampai akhirnya
    pecah dan mengeluarkan cairan. Pada kondisi eksim yang ekstrem, penyakit ini dapat
    menyebabkan kulit berubah menjadi merah, mengeluarkan nanah dan kerak. Penyebab
    penyakit ini dapat dipicu oleh apapun. Jika anda khawatir dengan sang bayi, Sebaiknya anda
    periksa ke dokter apa saja alergi yang diderita oleh bayi karena bisa memicu penyakit eksim.

Itulah 3 penyakit kulit yang sering menyebabkan gatal pada bayi. Lindungi buah hati anda agar
terhindar dari penyakit tersebut juga penyakit yang lain. Semoga bayi anda sehat selalu.

Be the first to comment on "3 Penyakit Kulit Yang Biasa Menimbulkan Gatal Pada Bayi"

Leave a Reply